SMP 2 Trans-Sains Nurul Islam memadukan sains modern dengan tadabur Al-Qur'an di lingkungan pesantren, membentuk murid yang berakhlak, kritis, dan siap bersaing.
Upaya peningkatan mutu pendidikan nasional menuntut hadirnya lembaga pendidikan formal yang tidak hanya responsif terhadap sains dan teknologi, melainkan juga berakar kuat pada nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter. Mengatasi dikotomi antara ilmu pengetahuan umum dan pembentukan akidah, Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam Mojokerto mendirikan SMP 2 Trans-Sains Nurul Islam sebagai satuan pendidikan menengah pertama berbasis pesantren.
Pendirian sekolah ini menjawab tingginya animo masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia yang ingin mengenyam pendidikan SLTP terpadu di lingkungan pesantren — menjadi solusi pendidikan komprehensif, bukan pesaing bagi sekolah di sekitarnya.
Visi, misi, dan tujuan sekolah diselaraskan dengan 8 Dimensi Profil Lulusan (DPL) melalui lima pilar PASTI: Prestasi, Al-Qur'an Sains, Sehat, Transformatif, dan Inklusif.
Semangat, kekompakan, dan senyum santri SMP 2 Trans-Sains Nurul Islam dalam keseharian di lingkungan pesantren.
Memfasilitasi dan memotivasi murid untuk mengeksplorasi potensi akademis maupun non-akademis serta literasi teknologi agar berdaya saing tinggi dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menanamkan nilai-nilai akidah dan pembiasaan ibadah harian guna membimbing murid agar memiliki kepribadian yang berbudi pekerti luhur, jujur, disiplin, dan taat beragama.
Mengintegrasikan metodologi sains modern dengan tadabur ayat-ayat kauniyah Al-Qur'an untuk mengasah kemampuan bernalar kritis sekaligus mempertebal keimanan murid.
Mengintegrasikan metodologi sains modern dengan tadabur ayat-ayat kauniyah Al-Qur'an untuk mengasah kemampuan bernalar kritis sekaligus mempertebal keimanan murid.
Menyelenggarakan budaya hidup bersih dan sehat yang mendukung kesejahteraan fisik, kestabilan mental, serta kekuatan spiritual murid secara mandiri dan berkelanjutan.
Melatih kreativitas, jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan budaya kolaborasi murid agar mampu melahirkan solusi dan inovasi nyata bagi masyarakat.
Mengembangkan iklim belajar yang ramah anak, menghargai keragaman latar belakang, serta membekali murid dengan keterampilan komunikasi yang empati.
Membiasakan tata krama, kerapian bertutur kata, dan keadaban dalam kehidupan sehari-hari demi membentuk pribadi murid yang ramah, menghormati orang tua/guru, dan menyayangi sesama.
Lima pilar yang menjadi acuan seluruh kegiatan belajar dan pembinaan murid.
Kepala Sekolah
Waka Kurikulum
Waka Kesiswaan
Penjamin Mutu Pendidikan
Waka Sarana Prasarana
Waka Humas
Kepala Tata Usaha
Kabid. Expert Tahfidzul Qur'an
Kabid. Expert Math & Science
Kabid. Expert Social Class
Kepala Lab. Informatika
Kepala Perpustakaan
Kabid. Expert International Class Program
Kepala Lab. IPA
Koordinator Guru Piket
Kabid. Ekstrakurikuler
Kajian rutin untuk memperdalam pemahaman makna ayat suci Al-Qur'an.
Pembelajaran yang mempertemukan tadabur ayat kauniyah dengan sains modern.
Pembiasaan hidup ramah lingkungan sebagai bagian dari ekosistem pesantren yang sehat.
Kelas berwawasan internasional untuk membekali murid bersaing di kancah global.
Pendalaman matematika dan sains sebagai penopang wawasan Qur'an Sains.
Program hafalan Al-Qur'an yang terintegrasi dengan kegiatan pesantren sehari-hari.
Penguatan wawasan kewargaan dan kepekaan sosial murid.
Kajian kitab klasik keislaman sebagai fondasi keilmuan pesantren.
Guru, staf, dan santri bersinergi dalam setiap kegiatan sekolah, menumbuhkan kolaborasi yang menjadi fondasi prestasi.